BMKG: Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Warga Diminta Waspada

BOGORTODAY.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya peningkatan aktivitas kegempaan di sekitar Sesar Lembang sejak akhir Juli 2025. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya gempa lebih besar di kemudian hari.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengungkapkan bahwa hasil monitoring mencatat adanya peningkatan aktivitas sejak 24 Juli 2025. Puncaknya, pada Rabu (20/8/2025), terjadi gempa dengan magnitudo 1,7 di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

“Sejak 24 Juli 2025, Sesar Lembang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan,” ujar Teguh.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Ia menegaskan bahwa Sesar Lembang termasuk salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang sewaktu-waktu bisa melepaskan energi gempa.

“Yang pasti, Sesar Lembang adalah sesar aktif, jadi kapan saja bisa rilis. Fenomena seperti ini yang dikhawatirkan adalah gempa pembuka (foreshocks),” jelas Daryono.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas kegempaan melalui kanal komunikasi BMKG.

Sejumlah pakar sebelumnya menyebutkan, Sesar Lembang memiliki potensi magnitudo hingga 6,5–7,0, yang jika terjadi dapat menimbulkan dampak signifikan di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================