
Status Waspada, Aktivitas Warga Dibatasi
Liswanto, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, menjelaskan bahwa hingga saat ini status Semeru masih berada di Level II atau Waspada.
Dengan status tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah larangan dan imbauan bagi masyarakat.
- Dilarang beraktivitas di sektor tenggara, terutama sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak.
- Di luar radius itu, masyarakat tetap tidak boleh mendekati 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena jalur ini berpotensi dilalui awan panas maupun aliran lahar hingga 13 kilometer.
- Aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah/puncak juga dilarang karena berisiko terkena lontaran batu pijar.
Selain itu, PVMBG meminta warga tetap waspada terhadap ancaman awan panas guguran, lahar hujan, dan aliran lava di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Semeru, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, hingga Besuk Sat. Sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan juga berpotensi terdampak.
Kewaspadaan Jadi Kunci
Gunung Semeru memang bukan pertama kali menebar ancaman. Dengan status yang masih Waspada, masyarakat di sekitar wilayah terdampak diminta untuk tetap tenang namun siaga.
Aktivitas gunung api bersifat dinamis, sehingga disiplin terhadap rekomendasi PVMBG menjadi hal terpenting untuk meminimalkan risiko bencana.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















