
Sebelumnya, pada 8 Agustus 2025, Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menduduki kembali Gaza secara bertahap.
Tahapan dimulai dengan menguasai Kota Gaza, mengusir hampir 1 juta warga ke Gaza Selatan, lalu mengepung dan menyerbu distrik-distrik permukiman.
Sebagai langkah awal, pada 11 Agustus, tentara Israel melancarkan serangan besar-besaran di permukiman Zeitoun, tenggara Kota Gaza.
Para saksi mata menyebut operasi dilakukan dengan meledakkan rumah-rumah warga menggunakan robot bermuatan peledak, tembakan artileri, penembakan membabi buta, hingga pengusiran massal penduduk sipil.
Situasi Terkini
Serangan terbaru ini mempertegas eskalasi konflik dan menambah penderitaan warga sipil Palestina yang terjebak di tengah perang.
Organisasi kemanusiaan internasional terus memperingatkan adanya krisis kemanusiaan besar-besaran jika Israel benar-benar melanjutkan rencana pendudukan penuh Jalur Gaza.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















