Tips Bangun Rumah Tahan Gempa, Investasi untuk Keselamatan Keluarga

Gempa
Ilustrasi Bangun Rumah Anti Gempa. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Gempa bumi masih jadi salah satu bencana alam yang paling ditakuti. Dalam hitungan detik, getaran bisa merobohkan rumah, merusak fasilitas umum, bahkan mengancam nyawa.

Meski tidak bisa diprediksi kapan datangnya, risiko gempa sebenarnya bisa diminimalisir dengan membangun rumah yang tahan gempa.

CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, menegaskan pentingnya memperhitungkan kekuatan struktur bangunan sejak awal pembangunan.

Menurutnya, fondasi, kolom, hingga balok beton bertulang harus direncanakan dengan matang agar mampu menahan guncangan.

“Ketahanan strukturnya itu harus kuat. Mulai dari kualitas beton, besi sebagai tulangan rangka, hingga perhitungan zona gempa di lokasi rumah,” ujar Taufiq kepada detikProperti.

9 Tips Membangun Rumah Tahan Gempa

  1. Hitung Kekuatan Struktur dengan Ahli
    Jangan asal bangun! Libatkan ahli struktur untuk menghitung fondasi, kolom, dan rangka beton sesuai standar.
  2. Perkuat Sambungan Kolom dan Balok
    Banyak rumah roboh karena sambungan yang lemah. Pastikan penulangan dibuat overlap, bukan asal tempel.
  3. Amankan Genteng Rumah
    Atap rawan runtuh saat gempa. Gunakan material ringan seperti spandek, seng, atau PVC. Jika tetap pakai genteng, ikat dengan baut agar lebih aman.
  4. Pilih Jendela Kecil
    Hindari jendela kaca besar. Lebih aman gunakan jendela modular kecil dengan rangka kuat agar tahan getaran.
  5. Kuatkan Struktur Dinding
    Tambahkan pembesian pada dinding, misalnya dengan bata interlock yang diberi tulangan besi vertikal dan horizontal.
  6. Ikuti Panduan Resmi PUPR
    Kontraktor Panggah Nuzhul Rizki mengingatkan, Kementerian PUPR telah membuat panduan teknis bangunan tahan gempa, salah satunya melalui konsep RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat).
  7. Konsultasi dengan Konsultan
    Diskusi dengan arsitek dan konsultan struktur membantu menentukan desain, fondasi, hingga dimensi bangunan yang paling aman.
  8. Gunakan Material Ringan & Berstandar SNI
    Pilih material ringan, seperti genteng metal atau beton ringan. Pastikan semua material sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
  9. Pastikan Pelaksanaan Sesuai Rencana
    Jangan biarkan pembangunan menyimpang dari desain awal. Pemilik rumah sebaiknya memakai jasa pengawas profesional untuk memastikan kualitas terjaga.
BACA JUGA :  NASA Umumkan Kru Artemis III, Langkah Baru Menuju Kembalinya Manusia ke Bulan

Investasi untuk Masa Depan

Membangun rumah tahan gempa memang membutuhkan biaya dan perencanaan lebih besar. Namun, langkah ini adalah investasi penting demi keselamatan penghuni. Rumah yang kokoh bukan hanya melindungi aset, tapi juga nyawa keluarga ketika bencana datang.

BACA JUGA :  Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================