
Menurut USDA, dalam 100 gram labu siam yang dimasak terdapat:
- Protein: 0,82 g
- Karbohidrat: 4,51 g
- Serat: 1,7 g
- Kalsium: 17 mg
- Magnesium: 12 mg
- Fosfor: 18 mg
- Kalium: 125 mg
- Kalori: 19 kkal
- Lemak: <0,15 g
Selain itu, labu siam juga kaya antioksidan seperti flavonoid dan polifenol.
Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan
Ketua PDPOTJI, dr Inggrid Tania, menjelaskan bahwa konsumsi labu siam aman selama dalam porsi wajar (sekitar satu mangkok kecil per kali makan). Justru, manfaatnya sangat banyak, antara lain:
- Menjaga kesehatan jantung berkat kandungan kalium dan antioksidan.
- Mengontrol gula darah karena rendah kalori dan karbohidrat.
- Menyeimbangkan tekanan darah.
- Melancarkan pencernaan berkat kandungan serat.
- Mencegah penyakit kronis melalui peran antioksidan dalam melawan radikal bebas.
Efek Samping Jika Dikonsumsi Berlebihan
Meski sehat, konsumsi berlebihan tetap bisa menimbulkan masalah. Menurut dr Inggrid, jika makan labu siam hingga 10 mangkok atau lebih dalam sehari, bisa memicu diare atau gangguan pencernaan akibat serat yang terlalu tinggi.
Namun, efek samping ini hanya bersifat sementara. Dalam jangka panjang, risiko serius seperti gangguan liver atau ginjal hampir mustahil terjadi, kecuali seseorang makan labu siam dalam jumlah ekstrem setiap hari selama berbulan-bulan.
Labu siam bukan hanya murah dan mudah ditemukan, tapi juga kaya manfaat untuk kesehatan tubuh.
Selama dikonsumsi dalam porsi wajar, sayuran ini bisa jadi sahabat baik bagi pencernaan, jantung, dan daya tahan tubuh. Jadi, jangan ragu untuk lebih sering menaruh labu siam di meja makanmu!
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















