
Kisah mistis mulai mencuat ketika banyak penonton bola tanpa sadar menginjak patilasan. Hingga suatu hari, seorang petugas keamanan mendadak kerasukan. Dengan suara parau, ia berteriak, “Saya diinjak-injak!” sambil mengamuk seperti binatang buas. Sejak saat itu, patilasan dibentuk menyerupai makam agar tak lagi disentuh sembarangan.
Misteri lain yang melekat adalah penunggu gaib yang dipercaya menjaga patilasan. Konon, sosok itu berwujud dua ekor macan putih. Kisah ini menguat setelah kejadian kerasukan yang menimpa seorang petugas.
“Waktu kesurupan, lagaknya kayak macan. Ngamuk, menggeram. Bahkan setelah pulang, di rumahnya pun masih kesurupan macan lagi. Bisa jadi itu macan putih penunggu patilasan,” tutur Margoni.
Rokhon (39), rekan sesama petugas keamanan, menambahkan bahwa patilasan itu bisa saja merupakan tempat orang sakti pada masa lalu untuk beristirahat atau bertapa.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan patilasan tersebut ada kaitannya dengan keturunan Prabu Siliwangi, hingga akhirnya dianggap sebagai makam hingga kini.
“Kadang masih ada yang datang berziarah malam-malam, di malam Jumat atau bulan Rajab,” tutupnya. (Mg1/Mg2)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














