
Farid menambahkan, rencana pembangunan pusat rehabilitasi masih menunggu penyelesaian detail engineering design (DED). Dari kajian itu nantinya akan diketahui kapasitas serta kebutuhan teknis pembangunan.
“Belum kelihatan, dilihat dari DED-nya dulu baru ketahuan,” katanya.
Hingga kini, Kabupaten Bogor belum memiliki rumah rehabilitasi khusus WTS, sehingga setiap penanganan pasca-razia harus disalurkan ke luar daerah.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















