Kilas Internasional: Serangan Udara Israel ke Yaman

BOGORTODAY.COM – Dunia internasional kembali diwarnai sejumlah peristiwa penting, mulai dari serangan udara Israel di Yaman hingga sikap tegas negara-negara Arab terkait genosida di Gaza. Berikut rangkumannya:

Serangan Udara Israel ke Yaman Tewaskan 2 Orang

Sebanyak dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel ke Sanaa, ibu kota Yaman, pada Minggu (24/8/2025).

Menurut laporan saluran TV Al-Masirah, media milik kelompok Houthi, Israel menargetkan fasilitas perusahaan minyak di Jalan al-Sitteen serta pembangkit listrik di Haiz, selatan Sanaa.

Menanggapi serangan ini, kelompok Houthi berjanji akan terus melancarkan serangan balasan ke Israel, bahkan mengklaim bahwa sistem pertahanan udara buatan lokal mereka berhasil menggagalkan beberapa serangan.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

AS–Venezuela Memanas, Trump Kerahkan Kapal Perang

Ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela meningkat setelah Presiden Donald Trump mengerahkan tiga kapal perang perusak berpeluru kendali kelas Aegis ke lepas pantai Venezuela pada Rabu (20/8/2025).

Menurut pejabat Gedung Putih, langkah ini merupakan bagian dari operasi pemberantasan perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin.

Sebelumnya, Trump bahkan memerintahkan Pentagon untuk menyiapkan opsi penggunaan kekuatan militer guna menyapu kartel narkoba.

AS menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin kartel narkoba internasional yang dikenal dengan sebutan “Cartel de los Soles” atau Cartel of the Suns.

Negara-Negara Arab Tegas: Israel Lakukan Genosida di Gaza

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Negara-negara Arab bersuara bulat menyatakan bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Sikap ini disampaikan oleh Arab Saudi, Kuwait, Yordania, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), hingga Liga Muslim Dunia (MWL).
Mereka menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan kejahatan berat terhadap kemanusiaan.

Pernyataan ini muncul setelah laporan Integrated Food Security Phase Classification Initiative (IPC) yang menyatakan bahwa Gaza resmi mengalami bencana kelaparan, memperparah kondisi krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dengan eskalasi konflik yang terus terjadi di Timur Tengah dan Amerika Latin, komunitas internasional kini menyoroti langkah politik, militer, sekaligus kemanusiaan yang bisa menentukan arah krisis global berikutnya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================