Mentan Amran Sulaiman Klarifikasi Soal Perbandingan Harga Beras Indonesia dan Jepang

“Kemudian yang tak kalah pentingnya, kita tidak impor lagi. Yang dulunya 2023, 2024 kita impor, sekarang stok kita 4 juta ton lebih. Ini kita syukuri,” ujar Amran.

Tegas Hadapi Pengusaha Nakal

Amran menambahkan, pemerintah juga siap berhadapan dengan para pengusaha yang mencoba merugikan petani maupun konsumen.

“Kami pertaruhkan segalanya demi konsumen, demi petani Indonesia. Yang mencurangi petani baru-baru ini adalah para pengusaha yang tidak bertanggung jawab. Kami berani berhadapan demi rakyat Indonesia,” tegasnya.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Pesan untuk Publik

Amran berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba menyudutkan pemerintah.

“Jangan mudah terprovokasi oleh premi orang tertentu yang tidak senang dengan kami. Kami tahu banyak yang terganggu karena kami lakukan hal ini, tapi semua demi rakyat Indonesia,” katanya.

Latar Belakang Kontroversi

Sebelumnya, Amran dikritik usai dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI ia menyebut kenaikan harga beras di Indonesia masih lebih rendah dibanding Jepang. Ia juga menekankan bahwa kenaikan harga beras terjadi demi menjaga kesejahteraan petani.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Pernyataan itu langsung dikomentari Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, yang menilai perbandingan dengan Jepang tidak relevan karena perbedaan besar dalam pendapatan per kapita kedua negara.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================