Tolak Tawaran Melatih dari Luar Negeri, Mohammad Ahsan Ingin Dekat dengan Keluarga Pasca Pensiun

BOGORTODAY.COM – Keputusan tak terduga datang dari legenda ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan. Di tengah banyaknya tawaran untuk menjadi pelatih, termasuk dari sejumlah negara Asia, Ahsan memilih untuk menolaknya demi menikmati masa istirahat bersama keluarga.

Setelah mengakhiri karier profesionalnya bersama Hendra Setiawan pada tahun 2025, Ahsan mengambil langkah berbeda dari sang partner. Hendra sudah kembali aktif di dunia kepelatihan, sementara Ahsan belum ingin terlibat dalam komitmen baru di dunia bulu tangkis.

Di usia 37 tahun, Ahsan menegaskan bahwa keputusan pensiunnya dilandasi oleh keinginan kuat untuk benar-benar beristirahat dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.

“Tujuan mau pensiun memang mau istirahat dulu. Kita enggak tahu tapi ke depan, memang tahun ini mau komitmen istirahat dulu, buat keluarga dulu, terus memang benar-benar menikmati lah. Dulu kan udah puluhan tahun, tahun depan enggak tahu,” ungkap Ahsan di Daddies Arena, Senin (25/8/2025).

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

Meski belum lama pensiun, nama besar Ahsan tetap menarik perhatian federasi bulu tangkis luar negeri. Ia mengaku telah menerima setidaknya tiga tawaran dari negara-negara Asia untuk menjadi pelatih, namun semuanya ia tolak.

“Ada (tawaran menjadi pelatih) dari luar. Dari luar banyakan sih. Ada aja (asal negara yang menawarkan) haha. Ada beberapa lah pokoknya. (Negaranya) Asia. Pokoknya itulah tapi memang saya enggak dulu,” ucapnya santai.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Ahsan mengaku belum siap secara mental dan fisik untuk kembali terikat dengan dunia yang telah ia geluti selama puluhan tahun.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

“Belum tahu sih pokoknya tahun ini belum siap untuk komitmen (menjadi pelatih), jadi kalau namanya komitmen kita benar-benar komitmen. Ya jadi emang komitmen waktu, komitmen mungkin buat ngelatih juga. Itu masih belum,” jelasnya.

Jika suatu saat ia memutuskan untuk kembali sebagai pelatih, Ahsan menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi pilihan utama. Ia ingin tetap dekat dengan keluarga setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan sebagai atlet yang sering bepergian.

“Ya kalau bisa sih di Indonesia dulu (kalau sudah siap menjadi pelatih). Karena kan keluarga di sini kalau di luar kan harus jauh lagi dari keluarga. Kayak waktu main dulu kan ditinggal lagi,” tutup Ahsan. (mg1)

Bagi Halaman

Editor : Samudera

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================