Matcha: Sehat tapi Jangan Kebablasan, Ini Risiko Kalau Kebanyakan

BOGORTODAY.COM Matcha belakangan jadi idola di dunia kuliner. Dari latte, cake, es krim, sampai boba, semua bisa dikasih sentuhan bubuk hijau khas Jepang ini.

Selain enak, matcha dikenal kaya manfaat karena mengandung antioksidan tinggi. Tapi ingat, too much of anything is never good — kebanyakan matcha juga bisa bikin tubuh protes.

Berikut beberapa akibat jika terlalu sering atau berlebihan minum matcha:

Gangguan Pencernaan

Minum matcha dalam jumlah wajar bisa bantu pencernaan, tapi kalau kebanyakan malah berbalik arah.

Terlalu banyak kafein dalam matcha bisa memicu kembung, asam lambung naik, bahkan diare. Apalagi kalau diminum saat perut kosong, siap-siap perut bergejolak seperti demo mahasiswa.

  1. Risiko Anemia
BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Matcha mengandung senyawa EGCG yang bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Kalau sering minum matcha berlebihan, risiko anemia bisa meningkat, terutama bagi ibu hamil atau orang dengan kadar zat besi rendah.

Tipsnya: jangan minum matcha bareng makanan tinggi zat besi (seperti daging merah atau sayuran hijau), dan kasih jeda beberapa jam.

  1. Paparan Zat Beracun

Karena matcha dibuat dari seluruh daun teh, ada kemungkinan ikut terbawa logam berat seperti timbal atau arsenik jika tanaman tumbuh di tanah yang terkontaminasi.

Bedanya dengan teh biasa, zat itu nggak cuma larut di air, tapi langsung masuk bareng bubuknya.
Solusi: pilih matcha organik berkualitas yang sudah teruji keamanannya.

  1. Gangguan Tidur
BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Kafein dalam secangkir matcha bisa mencapai 70–140 mg, hampir mirip dengan kopi. Kalau diminum sore atau malam hari, jangan kaget kalau tiba-tiba jadi overthinking sampai jam 2 pagi.

  1. Meningkatkan Kecemasan

Buat yang gampang cemas, hati-hati. Kafein dalam matcha bisa bikin jantung berdebar, tangan dingin, bahkan gelisah tanpa sebab.

Jadi lebih baik mulai dari porsi kecil, dan rasakan dulu reaksi tubuh sebelum nambah gelas berikutnya.

Matcha tetap minuman sehat kalau dikonsumsi dengan bijak. Batas aman umumnya 1–2 cangkir per hari tanpa tambahan gula berlebihan.

Jadi, nikmati matcha untuk energi dan fokus, tapi jangan sampai berakhir dengan insomnia atau perut keroncongan nggak jelas.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================