BOGORTODAY.COM – Teh hijau sudah lama jadi minuman favorit banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain rasanya yang menenangkan, teh hijau juga dikenal kaya manfaat untuk kesehatan—mulai dari menurunkan stres, menjaga daya tahan tubuh, sampai membantu program diet. Nah, di tengah popularitas teh hijau ini, ada satu varian yang nggak kalah nge-hits, yaitu matcha.
Banyak orang masih sering menyamakan matcha dengan green tea, padahal keduanya punya perbedaan cukup besar, baik dari segi cara pengolahan, rasa, hingga kandungan nutrisi.
Sama-sama berasal dari daun teh hijau (Camellia sinensis), tapi proses budidaya hingga penyajiannya membuat matcha dan green tea seperti “saudara” yang punya karakter berbeda.
Kalau green tea lebih sering kamu temui di bentuk teh celup atau daun kering untuk seduhan, matcha biasanya hadir dalam bentuk bubuk halus berwarna hijau pekat yang sering dipakai bukan hanya untuk minuman, tapi juga makanan seperti es krim, kue, bahkan latte. Menarik kan?
Nah, biar nggak salah kaprah lagi, yuk kita bedah satu per satu perbedaan antara matcha dan green tea berikut ini!
- Cara Pengolahan
- Green Tea (Teh Hijau):
Daun teh dipetik, lalu cepat dipanaskan (dikukus atau dipanggang) agar tidak teroksidasi. Setelah itu dikeringkan. Biasanya diseduh langsung dengan air panas. - Matcha:
Daun teh khusus bernama tencha ditanam dengan cara diberi naungan (shade-grown) beberapa minggu sebelum dipanen. Setelah itu digiling halus menggunakan batu hingga jadi bubuk super lembut.
- Bentuk dan Tekstur
- Green Tea: Bentuknya daun kering atau serbuk kasar. Saat diseduh, daunnya disaring dan tidak ikut diminum.
- Matcha: Bentuk bubuk sangat halus seperti tepung. Saat diseduh, bubuknya larut, sehingga semua kandungan teh ikut diminum.
- Warna dan Rasa
- Green Tea: Warnanya cenderung hijau pucat atau kekuningan. Rasanya lebih ringan, segar, sedikit pahit, kadang ada aroma rumput atau bunga.
- Matcha: Warna hijau cerah pekat (karena kaya klorofil). Rasanya lebih creamy, pekat, dan punya “umami” yang khas.
- Kandungan Nutrisi
- Green Tea: Mengandung antioksidan (catechin), vitamin C, dan kafein dalam jumlah sedang.
- Matcha: Lebih kaya nutrisi, karena kita mengonsumsi seluruh daun teh dalam bentuk bubuk. Kadar kafein lebih tinggi, juga mengandung L-theanine yang bikin fokus tapi tetap rileks.
- Cara Penyajian
- Green Tea: Umumnya hanya diseduh dengan air panas, diminum sebagai teh biasa.
- Matcha: Disajikan dengan cara dikocok menggunakan chasen (whisk bambu) hingga berbusa. Selain minuman, matcha juga sering dipakai untuk kue, es krim, atau latte.
Singkatnya, green tea cocok buat yang suka minum teh ringan dan segar, sedangkan matcha pas buat kamu yang pengen rasa lebih bold, creamy, sekaligus manfaat kesehatan lebih tinggi.
Jadi, jangan sampai ketuker ya Bro — green tea itu teh hijau biasa, sementara matcha adalah versi “premium” dengan pengolahan khusus.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















