6 Prajurit Suriah Tewas dalam Serangan Drone Israel di Damaskus

Latar Belakang Bentrokan di Sweida

Serangan terbaru Israel juga disebut terkait dengan kekerasan sektarian yang melanda Provinsi Sweida, Suriah, bulan Juli lalu.

Konflik berdarah antar-kelompok di wilayah mayoritas Druze tersebut menewaskan sedikitnya 1.400 orang.

Israel berdalih aksinya terhadap Damaskus dilakukan untuk mendukung komunitas Druze di Sweida. Komunitas Druze sendiri merupakan kelompok minoritas bercabang dari Islam Syiah Ismailiyah, yang tersebar di Suriah, Lebanon, hingga Israel.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Pastikan Sektor Perikanan di Tenjolaya Berjalan Optimal

Mereka memiliki sejarah hubungan unik dengan Israel sejak Perang Arab–Israel 1948, ketika sebagian Druze berpihak pada militer Yahudi.

Gencatan Senjata Diumumkan

Sebagai respons atas eskalasi ini, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan gencatan senjata khusus di wilayah Sweida.

Langkah tersebut diharapkan mampu meredam ketegangan sektarian dan mencegah konflik semakin meluas di tengah hantaman serangan Israel.

BACA JUGA :  AS Dikabarkan Jalin Komunikasi dengan Oposisi Israel, Ketegangan dengan Netanyahu Kian Mencuat

Meski demikian, pengamat internasional menilai situasi di Suriah kini berada di persimpangan berbahaya: antara upaya meredakan konflik internal atau justru terjebak dalam pusaran perebutan pengaruh yang lebih luas antara Israel dan dunia Arab.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================