
“Akan sangat mudah pindah ke sana. Saya tahu para pemain Portugal di sana dengan baik. Tapi saya ingin bermain di level tertinggi dan bersaing untuk gelar besar. Saya masih sangat bersemangat dengan sepak bola,” kata Fernandes.
Walaupun telah menolak tawaran dari Al Hilal, laporan terbaru dari Daily Mail menyebut bahwa Fernandes tetap berpeluang meninggalkan Manchester United di akhir musim. Ia dikabarkan terbuka terhadap berbagai proyek baru, baik di Saudi Pro League, Major League Soccer (MLS), maupun klub-klub elite Eropa lainnya.
Untuk saat ini, kemungkinan Fernandes hengkang pada bursa transfer musim panas 2025 masih dianggap kecil. Namun, situasi bisa berubah drastis jika klub Saudi lainnya, Al Ittihad, mengajukan tawaran “take it or leave it” sebelum jendela transfer Saudi ditutup pada 10 September. Tawaran tersebut disebut-sebut akan jauh lebih besar dibandingkan yang diajukan oleh Al Hilal.
Bagi para pendukung Manchester United, kabar ini tentu menimbulkan dilema. Di satu sisi, Fernandes adalah sosok penting dalam permainan dan kepemimpinan tim. Di sisi lain, minat besar dari klub-klub kaya raya bisa saja memengaruhi arah masa depannya di Old Trafford.
Meskipun belum ada kepastian soal masa depan Fernandes, satu hal yang jelas adalah keberaniannya menolak tawaran senilai Rp13 triliun dari Al Hilal menunjukkan bahwa ia masih ingin bersaing di level tertinggi. Namun, apakah itu berarti bertahan lama di Manchester United atau hanya menunda kepindahan besar, masih harus ditunggu hingga musim berakhir. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















