Mees Hilgers Terpinggirkan di FC Twente, Masa Depan Masih Abu-abu

BOGORTODAY.COM Mees Hilgers tengah menghadapi masa sulit di FC Twente setelah absen dalam tiga pertandingan awal Liga Belanda 2025–2026. Bek Timnas Indonesia itu disarankan untuk segera mengambil sikap tegas mengenai kelanjutan kariernya agar tidak terus berada dalam situasi yang tidak menentu.

Meski tidak mengalami cedera atau gangguan kebugaran, pelatih Joseph Oosting memutuskan untuk tidak menyertakan Mees dalam skuad. Keputusan ini disebut-sebut berkaitan dengan keinginan sang pemain untuk hengkang dari klub, meski belum ada kepastian dari klub lain yang benar-benar tertarik merekrutnya.

Leon Ten Voorde, pengamat sepak bola Twente, menyebut kondisi yang dialami Mees sebagai salah satu yang paling tidak biasa dalam sejarah klub. Ia mengaku belum pernah melihat pemain FC Twente diperlakukan seperti itu.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

“Dia (Mees Hilgers) berlatih tapi tidak bermain. Saya belum pernah mengalami ini di FC Twente,” ujar Ten Voorde dalam siniar De Ballen Verstand, dikutip dari Twente Insite, Rabu (27/8/2025).

Fardau Wagenaar, pembawa acara siniar tersebut, juga menyayangkan situasi yang dialami Mees. Ia menilai sang pemain seharusnya tidak pasif dan segera menyampaikan keputusan yang jelas kepada klub.

“Saya benar-benar merasa agak sedih. Saya juga berpikir, pergilah main sepak bola! Katakan saja kamu ingin pergi, tapi jangan mengatakan hal-hal klise seperti yang selalu dikatakan para pesepak bola,” kata Wagenaar.

Menurutnya, sikap yang lebih terbuka dan tegas akan membantu Mees menunjukkan kemampuannya di lapangan, sehingga klub lain bisa menilai langsung performanya, bukan hanya berdasarkan rumor.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

“Seharusnya dia melakukan itu, bukan? Dengan begitu, klub-klub akan melihatnya beraksi, bukan?” lanjut Wagenaar.

Meski memahami alasan pelatih Oosting yang menepikan Mees karena rencana kepindahan, Wagenaar merasa situasi saat ini perlu ditinjau ulang. Ia menilai ketidakpastian transfer membuat keputusan tersebut menjadi kurang relevan.

“Saya sepenuhnya mengerti mengapa Oosting tidak menjadikannya starter karena dia ingin pindah, tetapi tampaknya mereka seharusnya menyesuaikan ekspektasi. Dia masih belum pergi, jadi jelas dia tidak sebagus itu,” pungkas Wagenaar.

Ketidakjelasan ini membuat masa depan Mees Hilgers semakin tidak pasti. Jika ia tidak segera mengambil langkah konkret, peluang bermainnya bisa terus menurun—dan hal ini berisiko mengganggu kontribusinya untuk Timnas Indonesia yang membutuhkan bek dengan jam terbang tinggi di level klub. (mg1)

Bagi Halaman

Editor : Samudera

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================