
Sementara itu, absennya Arkhan dan Salim juga menjadi tantangan tersendiri. Marcos mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani latihan khusus selama dua hari terakhir untuk mengembangkan skema alternatif. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkap siapa saja yang akan mengisi kekosongan tersebut.
“Kami sedang mempersiapkan diri, kami akan melihat kemungkinan ini selama seminggu untuk melihat siapa yang bisa bermain, karena kalau ke Timnas usia 23 di kompetisi sudah bebas,” tukasnya.
Dengan tiga pemain inti yang tak bisa tampil, Arema FC harus mengandalkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menjaga performa. Marcos menekankan pentingnya fleksibilitas dalam komposisi tim agar tetap kompetitif.
Pertandingan melawan Persijap Jepara akan berlangsung pada Sabtu (30/8/2025) pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Laga ini menjadi ujian penting bagi Arema: apakah strategi rotasi dan pemain pelapis mampu menjaga momentum tim di papan atas klasemen.
Bagi Arema, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga pembuktian bahwa mereka tetap solid meski dalam kondisi tidak ideal. Dukungan publik Malang pun tertuju pada Bayu dan Rifad, yang diharapkan mampu menjawab kepercayaan dengan performa gemilang di lapangan. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















