Setelah Serangkaian Kegagalan, Starship Akhirnya Sukses Uji Terbang ke-10

Starship
Starship Akhirnya Sukses Uji Terbang ke-10. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM SpaceX akhirnya bisa bernapas lega. Setelah serangkaian kegagalan yang menghantui misi-misi sebelumnya, roket raksasa Starship sukses menjalani uji terbang ke-10 pada Selasa (malam waktu AS).

Ini jadi pencapaian penting bagi perusahaan milik Elon Musk itu, sekaligus langkah besar menuju ambisi membawa manusia ke Bulan dan Mars.

Starship, roket terkuat di dunia dengan tinggi 123 meter dan dilapisi baja tahan karat, meluncur dari fasilitas Starbase, Texas Selatan pada pukul 19.30 ET.

Roket tanpa awak ini dipadukan dengan pendorong Super Heavy yang ditenagai 33 mesin Raptor. Setelah mencapai lintasan suborbital, Starship sukses menyebarkan simulator Starlink yang dirancang menyerupai perangkat generasi terbaru.

Pendaratan Darurat di Samudra Hindia

Tidak seperti misi-misi sebelumnya yang berakhir prematur, kali ini Starship berhasil menjalani seluruh fase penerbangan.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Sekitar satu jam setelah lepas landas, roket diturunkan dengan pendaratan darurat (splashdown) di Samudra Hindia, barat Australia.

Kamera sempat merekam ledakan setelah Starship menghantam permukaan laut, namun hal itu sudah diperkirakan karena roket memang tidak didesain untuk mendarat di air.

SpaceX sengaja menguji metode pendaratan alternatif ketimbang menggunakan “sumpit” robotik di menara peluncuran.

Strategi ini dianggap penting untuk memperluas opsi teknis dalam skenario penerbangan masa depan.

Serangkaian Kegagalan Sebelumnya

Keberhasilan ini terasa istimewa karena sebelumnya Starship lebih sering jadi berita karena kegagalan.

  • Juni 2025: Starship meledak di landasan saat uji mesin, diduga akibat kegagalan tangki bertekanan nitrogen.
  • Mei 2025: Uji terbang kesembilan berakhir lebih cepat akibat masalah teknis.
  • Maret 2025: Salah satu mesin Raptor tahap atas gagal, menyebabkan kebakaran dan jatuhnya puing ke wilayah Florida dan Atlantik.
  • Januari 2025: Uji terbang ketujuh gagal setelah getaran berlebih memicu kebocoran propelan dan ledakan.
BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Setiap kegagalan membuat SpaceX melakukan evaluasi teknis dan perombakan desain agar Starship semakin andal.

Elon Musk: Tantangan Menuju Kehidupan Multiplanet

CEO SpaceX, Elon Musk, menegaskan bahwa mengembangkan roket raksasa yang sepenuhnya dapat digunakan ulang bukanlah hal mudah.

“Ada alasan mengapa belum ada roket yang sepenuhnya dapat digunakan kembali. Ini masalah yang sangat sulit. Tapi hanya dengan cara ini kita bisa mewujudkan kehidupan multiplanet,” ujar Musk.

Keberhasilan uji terbang ke-10 ini menegaskan bahwa meski penuh rintangan, SpaceX selangkah lebih dekat dengan ambisinya menjadikan manusia spesies multiplanet.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================