Presiden Prabowo Subianto Hapus Tantiem Komisaris BUMN

BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu langkah yang diambil adalah penghapusan tantiem atau bonus bagi para komisaris BUMN.

Ia menyoroti bahwa selama ini banyak aset dan potensi BUMN yang tidak dikelola secara optimal. Melalui konsolidasi aset di bawah entitas Danantara, Prabowo menyebut Indonesia kini memiliki posisi keuangan global yang kuat.

“Kekayaan kita luar biasa. Masalahnya adalah manajemen pengelolaan. Saya sudah buktikan, aset BUMN saya kumpulkan di Danantara nilainya 10 miliar dolar AS. Sovereign fund kita sekarang mungkin kelima di dunia. Norwegia, China, Abu Dhabi, baru kita. Tidak main-main,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Apkasi Otonomi Expo 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Kamis (28/8/2025).

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Meski bangga dengan capaian tersebut, Prabowo tetap menyoroti praktik pemberian tantiem kepada komisaris BUMN, terutama saat perusahaan mengalami kerugian, yang menurutnya tidak adil.

“Saudara tahu kemarin saya hilangkan apa itu tantiem. Tantiem itu rupanya bahasa Belanda, artinya bonus. Kenapa sih nggak pakai istilah sederhana, bonus gitu lho. Yang repot perusahaan rugi, dikasih bonus komisarisnya. Enak di lo, nggak enak di rakyat. No, coret!” tegasnya.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Atap Rumah Bocor Tanpa Harus Naik ke Atas

Ia menegaskan bahwa penghapusan tantiem merupakan bagian dari agenda reformasi besar dalam pengelolaan BUMN. Prabowo juga menekankan pentingnya nilai integritas dan profesionalisme dalam menjalankan perusahaan milik negara.

“Alhamdulillah, yang nggak mau, get out. Banyak anak muda yang mau masuk,” ujarnya. (mg1)

Bagi Halaman

Editor : Samudera

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================