
Ia menyebut, demo kali ini dipusatkan di DPR RI dan Istana Kepresidenan dengan melibatkan sekitar 10 ribu buruh dari wilayah Jabodetabek.
“Sekitar 10 ribu buruh dari Jabodetabek akan masuk ke Jakarta aksi pada 28 Agustus ini. Sedangkan di provinsi lain dan kabupaten/kota industri juga akan serempak menggelar aksi besar-besaran,” kata Said Iqbal.
Polisi terlihat berjaga ketat di sekitar lokasi, baik di dalam maupun luar gerbang DPR. Petugas kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas dan mengarahkan kendaraan agar tetap bisa melintas meski massa memenuhi sebagian ruas jalan.
Enam Tuntutan Buruh
Dalam aksinya, buruh membawa enam tuntutan utama yang mereka sampaikan kepada pemerintah dan DPR:
- Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah
- Stop PHK: Bentuk Satgas PHK
- Reformasi Pajak Perburuhan: Naikkan PTKP menjadi Rp7,5 juta/bulan, hapus pajak pesangon, pajak THR, pajak JHT, serta diskriminasi pajak perempuan menikah.
- Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
- Sahkan RUU Perampasan Aset untuk Berantas Korupsi
- Revisi RUU Pemilu: Redesain Sistem Pemilu 2029
Aksi ini diperkirakan berlangsung hingga sore hari. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan DPR untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dengan mencari jalur alternatif.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















