BOGORTODAY.COM – Kendaraan taktis (rantis) Brigade Mobil (Brimob) Polri yang diduga terlibat dalam insiden pengemudi ojek online (ojol) terlindas hingga tewas, disebut merupakan Rimueng Patroli Jarak Jauh (PJJ).
Informasi ini merujuk pada penjelasan akun resmi Humas Korps Brimob mengenai spesifikasi rantis tersebut.
Rimueng, “Harimau” dari Aceh
Nama Rimueng diambil dari bahasa Aceh yang berarti Harimau. Rantis ini dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi personel dalam operasi patroli jarak jauh, penanganan unjuk rasa, pengamanan VVIP, hingga kendaraan pertempuran konvensional.
Rimueng mampu berlari hingga 100 km per jam di perkotaan. Kabinnya bisa menampung empat orang: sopir, komandan tim, serta dua personel atau VVIP di baris kedua.
Selain itu, rantis ini dilengkapi dengan pijakan khusus yang memungkinkan delapan orang bergelantungan di sisi kanan dan kiri bodi, serta dua orang tambahan di bagian belakang.

Spesifikasi dan Kekuatan
Rimueng ditopang mesin 3.200 cc, dengan bodi sepanjang 5,33 meter yang dilapisi full body armor plate dan jendela kaca NIJ level 3.
Kendaraan ini mampu bergerak di medan ekstrem, termasuk menanjak hingga kemiringan 60 derajat.
Sebagai kendaraan taktis, Rimueng dilengkapi mounting gun untuk senapan serbu, serta sistem pelontar gas air mata.
Tersedia dua tabung volcano gas air mata berisi 15 amunisi kaliber 38 mm yang bisa ditembakkan otomatis sekaligus atau manual per lima peluru.
Dari tayangan video di kanal Youtube Resimen I Pas Pelopor, tampak logo Ford di tengah setir Rimueng. Fitur tambahannya mencakup lampu tembak, LED bar, lampu kabut, strobo, dan perangkat komunikasi radio.
Digunakan dalam Pengamanan Aksi
Rimueng sebelumnya tercatat digunakan dalam berbagai operasi lapangan. Pada Rabu (13/8/2025), kendaraan ini sempat dipakai untuk melindungi Bupati Pati Sudewo saat menemui massa demonstran.
Dalam momen itu, Sudewo bahkan muncul dari atap rantis, namun segera masuk kembali setelah dilempari massa.
Sorotan Publik
Insiden tewasnya pengemudi ojol yang terlindas diduga rantis Rimueng memicu perhatian publik luas.
Kendaraan yang sejatinya diproyeksikan sebagai sarana pengamanan dan pendukung operasi Brimob, kini menjadi sorotan setelah peristiwa tragis tersebut.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















