
Adapun komoditas yang disiapkan minimal mencakup beras 5 kg, gula, dan minyak goreng dengan harga lebih murah dari pasaran.
Biaya operasional seperti distribusi dan angkut dapat dibiayai melalui APBD masing-masing daerah, bahkan dimungkinkan menggunakan mekanisme Belanja Tidak Terduga (BTT) karena bersifat mendesak.
Selain distribusi pangan, Sekda Jabar juga menekankan pentingnya sosialisasi masif agar masyarakat mengetahui informasi ini.
“Gunakan semua kanal komunikasi, baik media sosial, pengumuman di masjid, hingga publikasi offline. Pastikan masyarakat hadir dan memanfaatkan GPM ini,” tambahnya.
Besok pagi, kegiatan akan dibuka dengan seremoni sekaligus telekonferensi antara Pemerintah Provinsi Jabar dengan kabupaten/kota.
Sekda juga mengingatkan agar titik lokasi segera dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sesuai instruksi Mendagri.
“Jawa Barat harus terdepan dan terbaik dalam pelaksanaan gerakan pangan murah ini. Mari kita maksimalkan sinergi dengan Bulog, Kodim, Polres, dan seluruh perangkat daerah. Ini bukti nyata kehadiran pemerintah menjawab kesulitan masyarakat,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Kepala DKP Provinsi Jawa Barat, Bulog Kanwil Jawa Barat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















