Juventus Targetkan Lois Openda Usai Gagal Permanenkan Kolo Muani

Lois Openda
Striker RB Leipzig, Lois Openda. (Foto: Football Italia)

BOGORTODAY.COM Juventus secara resmi telah mengajukan proposal awal untuk merekrut Striker RB Leipzig, Lois Openda, melalui skema peminjaman yang disertai kewajiban pembelian senilai 45–50 juta euro, atau sekitar Rp 866 miliar hingga Rp 962 miliar.

Langkah ini diambil menyusul kegagalan klub asal Turin tersebut dalam mengamankan transfer permanen Randal Kolo Muani. Dengan waktu yang semakin sempit menjelang penutupan bursa transfer, Juventus mulai mencari alternatif lain untuk memperkuat sektor serang.

Model transfer yang ditawarkan menyerupai pola umum di Serie A, di mana sistem pinjaman dengan kewajiban beli memungkinkan klub untuk mengelola beban finansial secara bertahap sambil tetap mengamankan pemain untuk jangka panjang.

Lois Openda mulai menarik perhatian publik setelah mencetak 24 gol bersama Leipzig dan sebelumnya 21 gol saat membela Lens. Catatan impresif itu menjadikannya salah satu striker muda paling konsisten di Eropa.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Walaupun musim lalu hanya mencatatkan 9 gol dan 5 assist di Bundesliga, Juventus disebut melihat potensi besar dari kecepatan dan naluri mencetak gol penyerang berusia 25 tahun tersebut. Ia dinilai mampu membawa perubahan signifikan dalam pola serangan tim.

Negosiasi ini juga dipandang sebagai bentuk tekanan halus kepada PSG agar melunak dalam merespons permintaan Juventus terkait transfer Kolo Muani. Namun jika negosiasi itu gagal, Juventus siap melanjutkan rencana mendatangkan Openda.

Tawaran senilai 45–50 juta euro, yang setara dengan Rp 864–960 miliar berdasarkan kurs Rp 19.200 per euro saat ini, menunjukkan keseriusan Juventus secara finansial, meskipun dilakukan melalui mekanisme pinjaman.

Jika kesepakatan tercapai, Openda akan diplot untuk mengisi posisi nomor 9 yang saat ini belum memiliki pengganti pasti, mengingat masa depan Kolo Muani masih belum jelas dan pilihan lain terbatas.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Strategi ini tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan jangka pendek. Dengan adanya kewajiban beli, Juventus berupaya menjadikan Openda sebagai investasi jangka panjang, tanpa harus langsung mengeluarkan dana besar di awal.

Tawaran terhadap Openda mencerminkan situasi genting yang dihadapi Juventus dalam bursa transfer: target utama gagal diamankan, waktu semakin terbatas, dan kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini depan.

Meski demikian, semangat ambisius klub tetap menyala. Juventus tampak menjadikan Openda sebagai solusi cepat yang menjanjikan, sekaligus masuk akal secara ekonomi.

Kini, publik Turin dan para pendukung Juventus menunggu jawaban dari pihak Leipzig—apakah mereka akan menerima tawaran pinjaman dengan kewajiban beli sebelum batas akhir jendela transfer tiba? (mg1)

Bagi Halaman

Editor : Samudera

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================