BOGORTODAY.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerima lonjakan laporan masyarakat terkait maraknya provokasi di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut provokasi tersebut tidak hanya berupa ujaran kebencian, melainkan juga ajakan penjarahan, penyerangan, hingga penyebaran isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).
Meutya mengungkapkan, pihaknya menemukan banyak informasi keliru yang disebarkan, baik secara sengaja maupun tidak, dengan kecepatan sangat tinggi.
Arus informasi ini diibaratkan seperti banjir bandang yang menenggelamkan informasi benar, kritik konstruktif, serta aktivitas produktif seperti pembelajaran dan UMKM.
Indikasi awal, menurut Meutya, menunjukkan adanya upaya terorganisir untuk menjadikan media sosial sebagai sarana provokasi.
Pemerintah juga menemukan adanya aliran dana signifikan melalui platform digital yang diduga digunakan untuk mendanai aksi-aksi anarkis.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















