Komdigi Ungkap Lonjakan Provokasi di Ruang Digital, Diduga Ada Aliran Dana

Komdigi
Menkomdigi Meutya Hafid. (Foto: dok. Komdigi)

BOGORTODAY.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerima lonjakan laporan masyarakat terkait maraknya provokasi di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut provokasi tersebut tidak hanya berupa ujaran kebencian, melainkan juga ajakan penjarahan, penyerangan, hingga penyebaran isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Meutya mengungkapkan, pihaknya menemukan banyak informasi keliru yang disebarkan, baik secara sengaja maupun tidak, dengan kecepatan sangat tinggi.

Arus informasi ini diibaratkan seperti banjir bandang yang menenggelamkan informasi benar, kritik konstruktif, serta aktivitas produktif seperti pembelajaran dan UMKM.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

Indikasi awal, menurut Meutya, menunjukkan adanya upaya terorganisir untuk menjadikan media sosial sebagai sarana provokasi.

Pemerintah juga menemukan adanya aliran dana signifikan melalui platform digital yang diduga digunakan untuk mendanai aksi-aksi anarkis.

“Sejak beberapa hari terakhir, kami juga memantau adanya aliran dana dalam jumlah signifikan melalui platform digital. Konten kekerasan dan anarkisme disiarkan secara langsung (live streaming) dan dimonetisasi lewat fitur donasi maupun gifts bernilai besar. Beberapa akun terhubung dengan jaringan judi online,” jelas Meutya, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Meski demikian, Meutya menegaskan pemerintah tetap menghormati masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara tertib.

Namun, ia mengingatkan adanya kelompok yang sengaja digerakkan melalui media sosial menuju titik tertentu, lalu menayangkan konten maraton dan memperoleh insentif dalam jumlah tidak wajar.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, tidak mudah terpancing provokasi, serta membiasakan diri melakukan pengecekan silang dari sumber terpercaya.

Ruang digital adalah milik kita bersama. Mari kita jaga agar tetap sehat, aman, dan tidak diperalat pihak-pihak yang ingin memecah belah,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================