
“Sedangkan untuk Leo/Bagas saya akan mengadakan evaluasi dengan pelatihnya karena performa mereka di Kejuaraan Dunia ini tidak sesuai dengan harapan kami,” ujar Eng Hian.
PBSI menegaskan bahwa sektor ganda putra merupakan salah satu kekuatan utama Indonesia di kancah internasional. Jika Leo/Bagas tidak segera menunjukkan peningkatan, posisi mereka bisa digeser oleh pasangan muda yang terus berkembang.
Meski hasil di Kejuaraan Dunia mengecewakan, PBSI langsung mengalihkan fokus ke rangkaian turnamen di Asia. Eng Hian menyebut bahwa seluruh pemain harus bersiap menghadapi Hong Kong Open (9–14 September), China Masters (16–21 September), dan Korea Open (23–28 September).
Bagi Ginting dan Gregoria, tiga turnamen tersebut menjadi momen penting untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di level atas. Sementara Leo/Bagas dituntut tampil solid demi mengembalikan kepercayaan PBSI.
Eng Hian menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa evaluasi ini bukan hanya kritik, tetapi juga dorongan agar para pemain senior kembali ke performa terbaik mereka.
“Kami ingin mereka benar-benar kembali ke jalur terbaiknya. Saatnya membuktikan di turnamen berikutnya,” pungkasnya. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















