Pihak Terminal Akui Dapati Keluhan, Imbas Penghentian DAMRI Trayek Tujuan Rumpin dan Cigudeg

Ilustrasi kendaraan perintis DAMRI (dok: Ilham Ariyansyah -Bogortoday)

BOGORTODAY.COM – Keberadaan trayek kendaraan perintis atau DAMRI masih sangat diminati masyarakat, khususnya di wilayah yang minim angkutan umum seperti Rumpin serta perbukitan Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kepala Terminal Leuwiliang, Wahyu Hidayat, menuturkan bahwa kebutuhan terhadap transportasi DAMRI tetap tinggi. Hal ini terutama dirasakan di daerah-daerah yang tidak memiliki trayek angkutan reguler.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Genjot Sanitasi lewat Pelebaran Jalan Bambu Kuning-Citayam

“Karena bagaimanapun siswa menengah keatas yang tidak boleh membawa kendaraan ke sekolah dan mungkin dengan tidak ada yang damri mereka kesulitan. Karena transportasi umum tidak ada. Seperti Cicangkal ataupun di Kecamatan Sujayaya,” ujar Wahyu, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA :  Cristiano Ronaldo: Gelar Euro 2016 Bernilai Sama dengan Piala Dunia

Wahyu mengatakan, kondisi ini juga membuat kebijakan penghentian beberapa trayek DAMRI sejak awal tahun 2025 lantaran terkena dampak efisiensi anggaran di tingkat Kementerian Perhubungan.

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================