BOGORTODAY.COM – Gerakan Intelektual Cipayung Plus Bogor menggelar aksi damai sebagai refleksi atas kondisi demokrasi di Indonesia. Aksi ini menjadi wadah penyampaian aspirasi, terutama terkait kesenjangan antara kesejahteraan rakyat dan kebijakan politik yang sedang berjalan.
Dalam orasinya, para mahasiswa menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya beban ekonomi masyarakat. Mereka menilai, kebijakan yang berpihak pada rakyat sangat mendesak di tengah harga kebutuhan pokok yang kian melambung.
Salah satu isu yang mendapat sorotan adalah besarnya tunjangan dan gaji anggota DPR yang dianggap tidak seimbang dengan kondisi ekonomi masyarakat. Menurut mereka, hal ini memicu ketidakpercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Selain itu, mereka juga menyerukan pentingnya menjaga etika politik dan sikap kenegarawanan dari para wakil rakyat. “Demokrasi seharusnya menjadi ruang kebersamaan, bukan jurang yang memisahkan rakyat dan wakilnya,” ungkap salah satu orator.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















