Guru SMAIT BBS Bogor Kembangkan Konten Interaktif di LMS

BOGORTODAY.COM – Memanfaatkan momen pembelajaran jarak jauh (PJJ), para guru SMAIT Bina Bangsa Sejahtera (BBS) Bogor menggelar Workshop Komunitas Belajar selama dua hari, 1–2 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internal, Alfin Haryadi, guru Matematika sekaligus staf IT SMAIT BBS.

Workshop yang dilaksanakan setelah kegiatan belajar daring ini merupakan tindak lanjut arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Edaran KCD Wilayah 2.

Fokus utama pelatihan adalah pembuatan media pembelajaran interaktif yang akan diintegrasikan ke Learning Management System (LMS) berbasis Moodle, platform yang sudah digunakan sekolah dalam aktivitas belajar-mengajar.

BACA JUGA :  Ingus Berbau Busuk: Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya

Kepala SMAIT BBS, Marius Sularso, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan. Menurutnya, sekolah sudah memfasilitasi LMS sebagai media pembelajaran, namun dalam perjalanannya masih ada hal yang perlu dievaluasi terkait efektivitas konten yang disajikan dan respon peserta didik.

“Dengan workshop ini diharapkan konten yang disajikan dapat lebih tepat sasaran, karena dalam video interaktif akan disematkan soal-soal yang harus dikerjakan. Jadi sambil menonton materi, siswa disajikan soal secara real-time,” jelasnya.

Melalui workshop ini, kata dia, para guru didorong menghasilkan materi pembelajaran yang lebih kreatif, mudah dipahami, serta menarik secara visual.

BACA JUGA :  Resep Tahu Walik Aci Renyah di Luar, Kenyal di Dalam, Cocok untuk Camilan Rumahan

“Harapannya, kualitas pembelajaran daring di SMAIT BBS semakin meningkat dan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih hidup dan bermakna bagi peserta didik,” ungkap Marius.

Sementara itu, Pemerhati Pendidikan, Heru B Setyawan mengapresiasi SMAIT BBS dalam menghadapi situasi yang sedang tidak baik-baik saja, karena maraknya aksi demo anarkis yang terjadi akhir-akhir ini.

”SMAIT sat set dan mematuhi arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui Edaran KCD Wilayah 2,” ujarnya.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================