
“Wahai sekalian golongan Anshar, merahkanlah atau kuningkanlah (rambut kalian), dan berbedalah dengan ahli kitab.” (HR Ahmad dalam Musnad-nya).
Larangan Mencabut Uban
Selain larangan menyemir dengan warna hitam, Islam juga menganjurkan untuk tidak mencabut uban. Dalam sebuah hadits disebutkan:
Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian mencabut uban, karena sesungguhnya ia menjadi cahaya bagi seorang Muslim pada hari kiamat.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan an-Nasa’i).
Hadits ini dinilai hasan oleh Imam Tirmidzi dan shahih oleh Al-Albani. Uban dianggap sebagai tanda kehormatan serta cahaya bagi seorang Muslim kelak di akhirat.
Islam memperbolehkan seseorang mewarnai rambutnya sebagai bentuk menjaga kerapian dan penampilan. Namun, warna hitam pekat dilarang berdasarkan hadits sahih.
Sebaliknya, menyemir rambut dengan warna selain hitam diperbolehkan, bahkan dalam beberapa pendapat dihukumi sunnah, khususnya warna merah dan kuning.
Selain itu, uban dihargai dalam Islam dan sebaiknya tidak dicabut karena menjadi cahaya di hari kiamat.
Dengan demikian, aturan ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur perkara besar, tetapi juga hal kecil terkait penampilan, demi menjaga identitas dan kehormatan umat Muslim.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















