
Ajat menilai, RSUD Bakti Pajajaran bersama RSUD lainnya dan Puskesmas di Kabupaten Bogor telah menunjukkan berbagai inovasi, meski menghadapi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia dalam melayani hampir 6 juta jiwa penduduk.
“Inovasi hadir dari sisi perencanaan, penganggaran, hingga pengelolaan keuangan. Ini bukti nyata RSUD Bakti Pajajaran layak untuk diverifikasi oleh Kementerian PAN-RB,” terang Ajat.
Ajat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas hospitalia RSUD Bakti Pajajaran yang nilainya sebagai wajah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Semangat seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Bakti Pajajaran harus terus terjaga, sehingga visi rumah sakit yang dipercaya masyarakat dapat terwujud.
“Kalau RSUD ini harum namanya, Insya Allah masyarakat akan semakin percaya. Dengan kepercayaan itu, kita lebih mudah membangun di berbagai sektor,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














