
Kimberly A. Hardin, direktur Program Beasiswa Kedokteran Tidur di University of California Davis, menjelaskan bahwa kurang tidur menyebabkan kantuk di siang hari dan menurunkan produktivitas.
Untuk mengatasinya, banyak orang mengandalkan kafein dan makanan tinggi gula, yang justru bisa menaikkan berat badan dan membuat orang semakin malas berolahraga.
Berapa Jam Tidur yang Ideal?
Spesialis tidur Stanford Health Care, Dr. Rafael Pelayo, merekomendasikan orang dewasa tidur setidaknya 7,5 jam per malam secara teratur. Sementara itu, kebutuhan tidur sebenarnya berbeda-beda tergantung usia:
- Bayi baru lahir – 28 hari: 16–20 jam
- Bayi: 14–15 jam
- Usia 1–3 tahun: 12 jam
- Siswa SD: 11 jam
- Siswa SMP: 10 jam
- Remaja: 9 jam
- Orang dewasa: 7–8 jam
Selain jumlah jam, konsistensi tidur juga tak kalah penting. Spesialis pengobatan tidur Richard Castriotta menekankan pentingnya tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
Gangguan ritme sirkadian, seperti yang dialami saat jet lag, bisa mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Kurang tidur memang bisa bikin gemuk. Jadi, selain menjaga pola makan sehat dan berolahraga rutin, pastikan Anda juga mendapatkan tidur cukup dan konsisten setiap malam.
Dengan begitu, upaya menurunkan berat badan bisa berjalan lebih efektif sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















