
Formula ini berarti berjalan selama 60 menit, pada pukul 06.00 pagi atau sore, dengan pemanasan 6 menit kecepatan lambat, latihan utama 48 menit, lalu pendinginan 6 menit.
“Latihan ini singkat dan sederhana, cocok untuk orang-orang dengan jadwal padat,” ujar Julom.
Namun, tidak hanya soal durasi, teknik jalan kaki juga menentukan efektivitas pembakaran kalori. Berikut 10 teknik jalan kaki yang bisa kamu coba untuk hasil lebih maksimal:
10 Teknik Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan
- Interval Walking
Bergantian antara jalan santai dan jalan cepat untuk meningkatkan pembakaran kalori dan melatih jantung. - Jalan Menanjak
Berjalan di bukit atau jalan menanjak mengaktifkan lebih banyak otot dan membakar kalori ekstra. - Jalan Cepat
Menambah kecepatan sekaligus mengayunkan tangan akan meningkatkan detak jantung. - Jalan Mundur
Melatih otot yang jarang digunakan, memperbaiki keseimbangan, dan membakar kalori tambahan. - Jalan dengan Beban
Membawa dumbbell kecil atau barang berat saat berjalan meningkatkan intensitas latihan. - Walking Lunges
Menambahkan lunges di sela jalan kaki membantu memperkuat otot dan sendi. - Jalan dengan Angkat Lutut
Mengangkat lutut tinggi saat berjalan melatih otot inti dan memperbaiki postur. - Sisipi Lari Kecil
Kombinasikan jalan kaki dengan joging singkat untuk meningkatkan metabolisme. - Mindful Walking
Fokus pada pernapasan, postur, dan gerakan tubuh agar manfaat fisik dan mental seimbang. - Tambahkan Latihan Kekuatan
Selipkan squat, push-up, atau lunges setiap 10 menit untuk menjaga massa otot tetap terjaga.
Jalan kaki bisa menjadi olahraga sederhana namun efektif untuk menurunkan berat badan bila dilakukan dengan variasi teknik yang tepat.
Selain itu, teknik-teknik ini membuat rutinitas jalan kaki lebih seru dan tidak membosankan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















