
Selain itu, pihak puskesmas juga membantu penyiapan kelengkapan administrasi BPJS bekerja sama dengan pemerintah desa bagi masyarakat yang terindikasi gizi kurang dan stunting namun belum memiliki kartu BPJS.
“Membantu menyiapkan kelengkapan BPJS uang dibutuhkan, berkerja sama dengan desa untuk masyarakat yang terindikasi gizi kurang dan stunting dan belum memiliki BPJS,” katanya.
Kepala Puskemas Cigudeg ini juga menerangkan, penanganan lainnya berupa pemberian susu untuk kasus gizi buruk, taburia (serbuk vitamin lengkap) untuk balita gizi kurang, serta dukungan PMT posyandu melalui kerja sama lintas sektoral.
“Pemberian taburian atau serbuk vitamin lengkap untuk balita gizi kurang. Bekerja sama dengan lintas sektoral untuk PMT Posyandu,” tandasnya.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















