
Bagi yang tinggal jauh dari pantai, udang beku lebih mudah ditemukan dengan harga lebih ramah di kantong.
- Hal yang Perlu Dipertimbangkan
- Udang segar terbaik biasanya ditangkap oleh nelayan lokal dan segera dijual. Carilah udang dengan bau bersih, daging keras, tidak berlendir, dan tidak berubah warna.
- Udang beku bergantung pada cara pembekuan dan lamanya penyimpanan. Pilihlah udang yang dibekukan dengan metode IQF (Individually Quick Frozen) agar kualitas tetap terjaga. Hindari kemasan dengan kristal es berlebihan.
- Mana yang Lebih Baik?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
- Untuk hidangan sederhana yang ingin menonjolkan rasa alami udang, udang segar adalah pilihan terbaik.
- Untuk masakan praktis sehari-hari atau stok jangka panjang, udang beku lebih unggul.
- Cara Melumerkan Udang Beku
Tidak banyak yang tahu bahwa udang beku sebenarnya aman dimasak langsung setelah dikeluarkan dari freezer.
Menurut FDA (Food and Drug Administration AS), udang beku aman dimakan jika dimasak hingga suhu internal 62,7°C.
Beberapa cara melumerkan udang beku yang direkomendasikan antara lain:
- Ditaruh di kulkas semalaman
- Direndam dalam air dingin
- Menggunakan microwave
Cukup bilas sebentar dengan air dingin untuk menghilangkan kristal es, lalu udang siap dimasak.
Menariknya, udang beku yang dimasak bisa terasa lebih juicy karena kristal es kecil di dalam daging berubah menjadi uap saat dipanaskan, menciptakan kelembapan ekstra.
Baik udang segar maupun beku memiliki keunggulannya masing-masing. Udang segar unggul di rasa alami, sedangkan udang beku juara dalam kepraktisan. Keduanya tetap bisa menghasilkan hidangan lezat asalkan dipilih dan diolah dengan tepat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















