Antrean Truk Tambang Ganggu Akses Siswa dan Guru SMAN 1 Parungpanjang

BOGORTODAY.COM – Guru dan ratusan murid Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menghadapi kesulitan akses jalan menuju sekolah akibat antrean truk tambang.

Yuyuk Pratiwi, salah satu guru SMAN 1 Parungpanjang, mengatakan sekolahnya terletak jauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Parungpanjang, sekitar lima hingga enam kilometer dari kantor kecamatan.

“Lokasi SMAN Parungpanjang itu jauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Parungpanjang. Dari kantor Kecamatan Parungpanjang itu, hampir lima hingga enam kilometer,” ujar Yuyuk, dikutip dari metrobogor.com, Jumat (5/9/2025).

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

SMAN 1 Parungpanjang berada di perbatasan Kecamatan Tenjo dan Cigudeg, sehingga banyak siswa berasal dari kedua wilayah tersebut.

“Siswa kami rata-rata domisilinya ada yang masuk ke Kecamatan Tenjo, ada juga yang masuk ke wilayah Cigudeg,” tambahnya.

Yuyuk menilai kemacetan akibat truk tambang semakin parah, memaksa murid dan guru mencari cara agar tidak terlambat ke sekolah.

BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

“Sangat sedih, karena memang belakangan ini macetnya hampir dibilang tidak masuk akal. Malah kadang anak-anak mikirin bagaimana caranya untuk bisa ke sekolah,” kata dia.

Ia mencontohkan, beberapa murid bahkan rela berjalan kaki menghindari kemacetan. “Itupun juga jaraknya masih cukup lumayan jauh, dan anak-anak masih berjalan sendiri, bahkan guru-gurunya juga banyak yang jalan kaki, tapi anak-anak tetap semangat,” ujarnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================