DPR RI Terima Tuntutan Rakyat ’17+8′, Demokrat Dorong Keterbukaan

DPR RI
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – DPR RI resmi menerima tuntutan rakyat ‘17+8’ yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Partai Demokrat menilai DPR memang seharusnya lebih terbuka kepada masyarakat dan menjadikan aspirasi rakyat sebagai landasan utama dalam setiap rapat maupun kebijakan.

“DPR harus terbuka atas aspirasi masyarakat karena DPR adalah wakil rakyat, bahkan sejatinya dalam rapat-rapat pun harus membawa kepentingan rakyat,” ujar Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, kepada wartawan, Jumat (5/9/2025).

BACA JUGA :  Raba Pengemudi Ojol di Taman Lansia, Pria Paruh Baya Diamankan Polsek Bogor Tengah

Herman menyebut DPR telah membentuk Badan Aspirasi Masyarakat sebagai bentuk keseriusan lembaga legislatif dalam menampung suara rakyat.

“Pembentukan badan baru ini sebagai keseriusan DPR dalam menjalankan tugasnya termasuk merespons banyaknya aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Perluas Ruang Dialog

Lebih jauh, Herman berharap DPR memiliki lebih banyak waktu untuk berdialog dengan masyarakat. Ia juga mendorong pemerintah bersikap proaktif dalam meneruskan rekomendasi hasil aspirasi yang disalurkan melalui DPR.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

“Ke depan, kami harus lebih terbuka dalam ruang dialog, waktunya harus lebih banyak dengan masyarakat, dan tentu harus sensitif dengan kepentingan rakyat. Bahkan jika perlu, rumah aspirasi diperbanyak dengan melibatkan tim pendukung dalam menampung aspirasi yang berkembang,” kata Herman.

Selain itu, menurutnya pemerintah juga berkewajiban melaksanakan berbagai rekomendasi DPR yang berangkat dari aspirasi rakyat.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================