Pepaya vs Pisang: Mana yang Lebih Efektif Melancarkan BAB?

BAB
Pepaya dan Pisang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sulit buang air besar (BAB) sering kali membuat tidak nyaman. Masalah pencernaan ini bisa dialami siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Banyak orang mengandalkan buah-buahan untuk membantu melancarkan pencernaan, dan dua yang paling populer adalah pepaya dan pisang.

Sama-sama manis, murah, dan mudah ditemukan, tapi mana sebenarnya yang lebih efektif untuk mengatasi konstipasi?

Kandungan Nutrisi Pepaya

Dalam 100 gram pepaya matang terkandung sekitar 46 kalori, 1,6 gram serat, serta kandungan air yang tinggi mencapai hampir 87 persen.

Pepaya juga kaya vitamin C (78 mg), vitamin A, folat, kalium, serta antioksidan seperti likopen dan beta-karoten.

Kandungan istimewa pepaya adalah papain, enzim alami yang membantu memecah protein dan mendukung proses pencernaan sehingga usus bekerja lebih ringan.

Kandungan Nutrisi Pisang

Pisang matang lebih padat energi, yakni 92–108 kalori per 100 gram. Pisang mengandung 1,9 gram serat, 24 gram karbohidrat, serta mineral penting seperti kalium (221 mg), magnesium, vitamin B6, dan vitamin C.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

Serat utama dalam pisang adalah pektin, sejenis serat larut yang membantu melembutkan feses sekaligus menstabilkan kadar gula darah.

Kalium pada pisang juga berperan penting menjaga kontraksi otot usus agar pergerakan feses lebih lancar.

Nutrisi Penting untuk Melancarkan BAB

  • Serat pangan: Membantu melembutkan dan menambah massa feses.
  • Air: Menjaga kelembapan feses agar mudah dikeluarkan.
  • Kalium: Mendukung gerakan peristaltik usus.
  • Papain (khusus pepaya): Mempercepat pencernaan protein dan meringankan kerja usus.

Jadi, Mana yang Lebih Efektif?

Untuk efek cepat melancarkan BAB, pepaya lebih unggul. Kombinasi serat tinggi, kandungan air melimpah, dan enzim papain membuat pepaya efektif membantu mengatasi sembelit hanya dalam beberapa hari.

Studi di Journal of Neuro Endocrinology Letters menunjukkan konsumsi pepaya dapat menurunkan skor konstipasi secara signifikan.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Pisang tetap bermanfaat, terutama untuk menjaga ritme BAB sehari-hari. Pektin dan kalium yang dikandungnya mendukung pencernaan dan mencegah sembelit ringan, seperti yang disebutkan dalam Food Hydrocolloids (2021).

Namun, untuk konstipasi yang sudah cukup mengganggu, pisang biasanya kurang cukup bila dikonsumsi sendiri.

Baik pepaya maupun pisang sama-sama berperan penting dalam kesehatan pencernaan.

  • Pepaya → lebih efektif sebagai solusi cepat untuk melancarkan BAB.
  • Pisang → lebih cocok sebagai pendukung jangka panjang untuk menjaga keteraturan BAB.

Keduanya bisa saling melengkapi. Mengonsumsi pepaya saat susah BAB sekaligus rutin makan pisang untuk menjaga kesehatan usus bisa menjadi kombinasi terbaik.

Dengan begitu, tubuh mendapat manfaat lengkap: energi dari pisang, vitamin dan antioksidan dari pepaya, serta serat dari keduanya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================