
Meski tidak kering sempurna, langkah ini membantu mempercepat proses pengeringan.
- Hindari Menyimpan Handuk Basah
Handuk basah yang digantung di kamar mandi bisa memperburuk kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur. Sebaiknya jemur handuk di luar agar lebih cepat kering dan tetap higienis.
- Pasang Exhaust Fan
Jika kamar mandi tidak memiliki ventilasi, pasang exhaust fan di dinding atau atap. Alat ini berfungsi menyedot udara lembap keluar ruangan. Biarkan kipas bekerja 20–30 menit setelah digunakan untuk hasil maksimal.
- Buka Pintu atau Jendela
Bagi kamar mandi tanpa exhaust fan, membuka pintu setelah mandi bisa membantu sirkulasi udara. Dengan begitu, uap air tidak akan menumpuk terlalu lama.
- Ganti Shower dengan Pancuran Rendah
Penggunaan air hangat dari shower sering kali menghasilkan uap berlebih. Agar kamar mandi tidak cepat lembap, gunakan shower dengan pancuran lebih rendah sehingga uap yang terbentuk lebih sedikit.
- Kurangi Durasi Mandi
Mandi terlalu lama, terutama dengan air hangat, akan menambah jumlah uap di kamar mandi. Membatasi durasi mandi bisa membantu mengurangi kelembapan.
- Gunakan Dehumidifier Portabel
Teknologi modern kini menghadirkan dehumidifier, alat yang mampu menyerap kelembapan udara.
Cukup letakkan di kamar mandi atau ruangan lembap, dan dalam 24 jam alat ini akan mengumpulkan air di tangki penampungannya.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, kamar mandi tidak hanya terasa lebih segar, tetapi juga lebih sehat karena terhindar dari pertumbuhan jamur.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















