
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama aparat kepolisian, BPBD, serta tim medis terus bergerak cepat menangani para korban ambruknya bangunan Majelis Taklim Ashobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, yang terjadi saat peringatan Maulid Nabi pada Minggu (7/9/2025).
Menurut data yang dihimpun hingga Senin (8/9/2025) pagi, total korban tercatat mencapai 115 orang. Dari jumlah tersebut, 90 orang masih dirawat di sejumlah rumah sakit, 17 sudah dipulangkan, 4 meninggal dunia, dan 4 lainnya masih belum terdata lokasi perawatannya.
Selain itu, Pemkab Bogor memastikan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung penuh. Langkah ini dilakukan agar keluarga korban tidak terbebani di tengah musibah yang menimpa mereka.
“Pagi ini puing-puing dari kemarin sudah dirapikan. Situasi sudah kondusif dan warga tidak diperbolehkan mendekat untuk menghindari risiko tambahan,” jelas Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor, Hadi, Senin (8/9/2025).
Sejumlah rumah sakit dan klinik di wilayah Bogor telah disiagakan untuk merawat para korban, termasuk RSUD Kota Bogor, RS PMI, RSUD Ciawi, serta beberapa puskesmas dan klinik swasta. Pemerintah juga terus memantau kondisi korban yang dirujuk ke rumah sakit besar seperti RSCM Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















