Shell Super Kembali Tersedia di SPBU Mulai 7 September 2025

Sementara itu, pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan perbaikan tata kelola perizinan impor BBM.

Langkah ini diambil setelah mencuatnya kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah.

“Menyangkut RON 90, RON 92, memang saya katakan dari awal, begitu saya masuk ke Kementerian ESDM, saya melihat ini, maka penting perlu adanya perbaikan penataan,” ujar Bahlil di Kantor ESDM, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Bahlil menjelaskan, ke depan izin impor BBM tidak lagi diberikan langsung untuk jangka waktu satu tahun. Sebagai gantinya, izin akan dibuat per enam bulan dengan evaluasi setiap tiga bulan sekali.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan pasokan BBM tetap stabil sekaligus meminimalkan risiko penyalahgunaan izin impor.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================