BOGORTODAY.COM – Tragedi ambruknya bangunan majelis di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menyisakan duka mendalam bagi warga. Di tengah upaya penanganan korban, muncul dugaan adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan membuka donasi secara tidak bertanggung jawab.
Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiarti, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap praktik penggalangan dana yang tidak transparan dan tidak sampai kepada korban. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Klinik Arafah, tempat beberapa korban dirawat.
“Jangan ada pihak yang memanfaatkan situasi ini. Orang yang sedang tertimpa musibah seharusnya dibantu, bukan dijadikan alat untuk keuntungan pribadi,” tegas Sri kepada wartawan, Senin (7/9/2025).
Sri mengaku mendapatkan informasi mengenai donasi tersebut dari pihak klinik saat sedang mendampingi salah satu warga yang menjadi korban. Menurutnya, pihak klinik menyebut ada pihak yang mengklaim membuka donasi untuk korban tragedi, namun dana tersebut tidak pernah sampai ke fasilitas kesehatan maupun keluarga korban.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















