
Ia menyampaikan bahwa ada beberapa kabupaten/kota yang membutuhkan efektivitas dan produktivitas dari kelanjutan Nambo. Untuk itu, ia berharap hasil pembahasan rapat ini dapat ditindaklanjuti lebih cepat oleh pemerintah provinsi.
Lebih lanjut, Denny Mulyadi menjelaskan bahwa untuk kebutuhan Kota Bogor sendiri, saat ini masih tersedia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga dengan luas 38 hektare, di mana baru sekitar 8 hektare yang digunakan.
“Secara kapasitas, TPA Galuga masih memadai. Namun, alangkah baiknya apabila Nambo bisa produktif dan aktif, tentu akan mengurangi beban kami di Kota Bogor,” tambahnya.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















