Junaidi Samsudin Sebut Konstruksi SMKN 1 Cileungsi Buruk

Junaidi Samsudin
Kondisi gedung SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang ambruk hingga menimpa puluhan siswa, Rabu (10/9/2025). Foto : CR4/Bogor Today

BOGORTODAY.COMWakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengamati ambruknya atap empat ruang kelas SMKN 1 Cileungsi. Ia menilai kualitas konstruksi bangunan yang baru dibangun pada 2016 itu buruk dan perlu mendapat perhatian serius.

Pria yang akrab disapa Junsam ini,mengungkapkan bahwa insiden terjadi terjadi saat proses belajar-mengajar berlangsung dan menyebabkan lebih dari 30 siswa terluka hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

“Informasi sementara, lebih dari 30 siswa kini mendapat perawatan di rumah sakit,” ujarnya di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

Hasil pemantauan udara menggunakan drone, kata Junsam, menunjukkan kondisi konstruksi bangunan memprihatinkan.

“Bangunan baru justru roboh, sementara bangunan lama masih berdiri kokoh. Ini jadi catatan serius,” tegasnya.

Ia menambahkan, masih banyak sekolah di wilayah Bogor Timur yang kondisinya rusak, baik SD maupun SMP. Karena itu, DPRD telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan inventarisasi dan percepatan pembangunan sekolah-sekolah yang tidak layak.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

“Kami meminta Pemkab Bogor memprioritaskan pembangunan sekolah. DPRD juga akan memperketat kontrol terhadap pembangunan,” kata politisi yang akrab disapa Junsam tersebut.

Terkait kewenangan pengelolaan SMK yang berada di bawah pemerintah provinsi, Junsam mengaku sudah mendapat informasi dari Gubernur Jawa Barat.

“Gubernur menyatakan akan segera memperbaiki SMKN 1 Cileungsi agar siswa bisa kembali belajar secepatnya,” ujarnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================