
Selain mendukung dekarbonisasi, kerja sama ini juga diharapkan menjadi standar baru pemanfaatan energi bersih di sektor data center. “Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina Group dalam memperkuat implementasi ESG serta mendukung kepatuhan terhadap regulasi lingkungan nasional,” tambah Alimuddin.
Chief Operating Officer sekaligus Co-founder PDG, Varoon Raghavan, menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, kemitraan dengan Pertamina Patra Niaga mencerminkan komitmen PDG terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.
“Implementasi HVO di Indonesia menjadi langkah penting dalam strategi kami untuk menurunkan emisi Scope 1 dan mempercepat transisi energi, sekaligus menetapkan standar baru bagi infrastruktur digital yang ramah lingkungan di kawasan ini,” ujar Varoon.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen terus menghadirkan inovasi energi rendah emisi, termasuk memperluas pemanfaatan HVO di berbagai sektor industri. Selain di data center, produk ini juga mulai diterapkan pada sektor pertambangan dan industri lain yang membutuhkan solusi energi berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, Pertamina Patra Niaga dan PDG menunjukkan bahwa kolaborasi antara penyedia energi dan industri pengguna dapat mempercepat pencapaian target dekarbonisasi nasional sekaligus memperkuat daya saing bisnis secara berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















