Petani di Sukajaya Bogor Sukses Panen 40 Ton Bawang Merah, Hingga Bisa Ekspor ke Papua

Meski demikian, Firman mengakui masih banyak kendala yang dihadapi. Di antaranya keterbatasan tenaga ahli, minimnya peralatan pertanian, dan belum adanya fasilitas penunjang yang memadai.

“Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah dan dinas terkait. Selain bibit dan pupuk, kami juga membutuhkan peralatan pertanian agar hasilnya lebih maksimal,” katanya.

BACA JUGA :  PERAN AKIDAH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM

Firman juga menyoroti pentingnya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah akses pengangkutan hasil panen menuju gudang penyimpanan.

“Jalan sudah sempat diukur, tapi belum ada realisasi. Padahal saat hujan, kondisi jalan tanah ini sangat menyulitkan petani,” ujarnya.

BACA JUGA :  Inspektorat Kabupaten Bogor Tunggu Kabar Polres soal Dugaan Jual Beli Jabatan

Ke depan, KTH Ciparay Makmur Berkah bersama BUMDes Pasirmadang optimis bisa terus mengembangkan bawang merah sebagai komoditas unggulan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================