
Meski demikian, Firman mengakui masih banyak kendala yang dihadapi. Di antaranya keterbatasan tenaga ahli, minimnya peralatan pertanian, dan belum adanya fasilitas penunjang yang memadai.
“Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah dan dinas terkait. Selain bibit dan pupuk, kami juga membutuhkan peralatan pertanian agar hasilnya lebih maksimal,” katanya.
Firman juga menyoroti pentingnya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah akses pengangkutan hasil panen menuju gudang penyimpanan.
“Jalan sudah sempat diukur, tapi belum ada realisasi. Padahal saat hujan, kondisi jalan tanah ini sangat menyulitkan petani,” ujarnya.
Ke depan, KTH Ciparay Makmur Berkah bersama BUMDes Pasirmadang optimis bisa terus mengembangkan bawang merah sebagai komoditas unggulan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















