Waspada Kolesterol Tinggi: Gejala, Risiko, dan Cara Mengatasinya

Kolesterol
Ilustrasi Cek Kolesterol. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Kolesterol adalah zat berlemak menyerupai lilin yang terdapat di dalam darah. Tubuh memerlukan kolesterol untuk membangun sel-sel sehat, namun jika kadarnya terlalu tinggi, risiko penyakit jantung bisa meningkat.

Ketika kolesterol menumpuk di dalam pembuluh darah (arteri), terbentuklah plak. Penumpukan plak ini dapat menyempitkan arteri, menghambat aliran darah, bahkan menimbulkan gumpalan yang berpotensi memicu serangan jantung atau stroke.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi bisa diwariskan secara genetik dari orang tua ke anak. Namun, penyebab yang lebih sering terjadi adalah gaya hidup, seperti:

  • Pola makan tinggi lemak jenuh.
  • Kurang berolahraga.
  • Kebiasaan makan tidak seimbang.
BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Gejala Kolesterol Tinggi di Dada

Menurut dr Emeka Okorocha dari National Health Service (NHS), kolesterol tinggi berarti kadar lipid (lemak) dalam darah terlalu banyak. Penumpukan lemak ini bisa menyumbat arteri sehingga aliran darah terganggu.

Dalam kondisi lebih parah, penyumbatan arteri dapat memicu nyeri dada. Meski demikian, kolesterol tinggi umumnya tidak menunjukkan gejala jelas pada tahap awal, sehingga sering disebut sebagai “silent killer”.

“Penting untuk memantau kadar kolesterol Anda dengan tes darah sebelum masalah serius muncul,” ujar dr Okorocha, dikutip dari Mirror.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat, perubahan gaya hidup adalah langkah utama. Dr Okorocha merekomendasikan:

  • Pola makan bergizi dan seimbang.
  • Olahraga teratur.
  • Menghindari konsumsi lemak jenuh berlebihan.

Menariknya, ia juga menyebut buah blackberry dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Buah ini kaya senyawa polifenol yang mampu mengurangi penumpukan kolesterol sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

Blackberry bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, misalnya ditambahkan pada sarapan, dibuat smoothie, dicampur dalam hidangan gurih, atau dimakan langsung.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================