Hamas Tuduh AS Terlibat dalam Serangan Israel terhadap Negosiator di Qatar

Trump bahkan mengklaim dirinya tidak diberitahu lebih awal soal serangan itu. Ia menginstruksikan utusannya di Timur Tengah, Steve Witkoff, untuk segera memperingatkan Qatar, namun serangan sudah telanjur berlangsung.

Klaim Israel dan Korban Jiwa

Militer Israel menyebut serangan itu ditujukan untuk melumpuhkan para pemimpin senior Hamas di Doha. Namun Hamas mengklaim para pejabat tingginya berhasil selamat.

Meski begitu, lima anggota Hamas tewas dalam serangan itu, antara lain:

  • Hamam, putra negosiator utama Hamas Khalil al-Hayya
  • Jihad Labad, direktur kantor al-Hayya
  • Tiga pengawal Hamas: Ahmad Mamlouk, Abdallah Abdelwahd, dan Mumen Hassoun
BACA JUGA :  9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat HP Cepat Rusak, Banyak Pengguna Tak Menyadarinya

Otoritas Qatar juga melaporkan bahwa salah satu kopral militernya, Badr Saad Mohammed al-Humaidi al-Dosari, ikut tewas.

Barhoum menambahkan bahwa istri, menantu, dan cucu-cucu al-Hayya turut mengalami luka-luka akibat serangan yang menargetkan kompleks tempat tinggal sang negosiator Hamas tersebut.

Reaksi Qatar

Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, mengaku tidak bisa memastikan kondisi al-Hayya usai serangan.

BACA JUGA :  7 Pulau Terkecil di Dunia yang Menyimpan Pesona Luar Biasa

Sosoknya pun tidak terlihat dalam pemakaman para korban yang digelar di Doha dengan pengamanan ketat.

Dalam tayangan televisi lokal, satu peti mati tampak diselimuti bendera nasional Qatar, sementara lima lainnya dibalut bendera Palestina.

Kementerian Dalam Negeri Qatar menyebut jenazah korban akan dimakamkan di Pemakaman Mesaimeer usai salat jenazah di Masjid Sheikh Mohammed bin Abdul Wahhab.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================