
Selain itu, kadar kafein dalam teh melati yang tidak setinggi kopi juga dapat membantu tubuh tetap segar tanpa menimbulkan rasa gelisah.
- Menyehatkan Pencernaan
Gangguan pencernaan bisa diatasi dengan minum teh melati. Selain menjadi sumber hidrasi, kandungan polifenol dalam teh berfungsi sebagai makanan bagi mikrobiota usus.
Hal ini menciptakan lingkungan usus yang lebih sehat sehingga sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.
- Menjaga Fungsi Kardiovaskular
Masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, hingga stroke sering menghantui ketika memasuki usia lanjut.
Kandungan antioksidan dalam teh melati membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Beberapa penelitian juga menemukan bahwa konsumsi rutin teh melati dapat menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Menikmati secangkir teh melati bukan hanya soal rasa dan aroma yang menenangkan, tetapi juga memberi dukungan besar bagi kesehatan tubuh.
Mulai dari menjaga jantung, menyehatkan pencernaan, mengurangi stres, hingga menurunkan risiko kanker, teh melati layak dijadikan pilihan minuman sehat sehari-hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















