BOGORTODAY.COM – Paramount pada Jumat (12/9/2025) menyatakan penolakannya terhadap seruan boikot yang ditandatangani lebih dari 4.000 aktor, produser, dan bintang Hollywood terkait lembaga-lembaga film Israel.
Perusahaan hiburan besar asal Amerika Serikat ini menegaskan tidak akan berhenti bekerja sama dengan sineas Israel, meski negara tersebut menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap warga Palestina.
Langkah ini diambil setelah beredarnya seruan boikot dari sejumlah organisasi dan figur publik yang menentang kerja sama dengan lembaga film Israel, seiring meningkatnya serangan militer Israel di Gaza.
Gambar memilukan dari warga Palestina, terutama anak-anak yang menderita kelaparan di tengah krisis kemanusiaan, memicu gelombang kemarahan global.
“Kami tidak setuju dengan upaya baru-baru ini untuk memboikot para pembuat film Israel. Membungkam seniman kreatif individu berdasarkan kewarganegaraan mereka tidak akan meningkatkan pemahaman atau memajukan tujuan perdamaian,” ujar pernyataan resmi Paramount, dikutip dari Dawn (14/9).
Paramount menilai, justru diperlukan lebih banyak keterlibatan dan komunikasi lintas lembaga film internasional untuk mendorong perdamaian, bukan sebaliknya.
Seruan Boikot dan Tuduhan Pelanggaran HAM
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















