Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Usia Muda

Akibatnya, tubuh “meminjam” kalsium dari tulang untuk kebutuhan fisiologis lain, sehingga massa tulang terkikis dan strukturnya melemah.

Tantangan Gaya Hidup Generasi Muda

Fenomena ini semakin relevan di tengah gaya hidup generasi aktif saat ini. Komunitas olahraga, rutinitas gym, hingga maraton memang menunjukkan meningkatnya kesadaran akan kesehatan fisik. Namun, gaya hidup aktif saja tidak cukup tanpa dukungan nutrisi yang tepat.

Sejumlah studi menemukan banyak pekerja profesional di perkotaan belum mencukupi kebutuhan nutrisi harian mereka.

Sebuah survei klinis di Jakarta Barat mengungkap lebih dari 60 persen dewasa muda mengalami defisiensi vitamin D.

Menurut Eugenia Dessyana, Senior Brand Manager Entrasol, kesadaran nutrisi preventif sering kali muncul terlambat.

BACA JUGA :  Batu Ginjal Tak Selalu Karena Kurang Minum, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

“Aktivitas fisik bukan lagi sekadar hobi, tapi kebutuhan untuk menjaga kualitas hidup. Namun, kesadaran akan pentingnya nutrisi preventif sering terlambat muncul, padahal dampaknya sangat besar bagi kesehatan jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (14/9/2025).

Langkah Praktis Menjaga Tulang Sejak Dini

Agar tulang tetap sehat dan kuat hingga tua, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan sejak muda:

  1. Penuhi kebutuhan kalsium harian
    Konsumsi susu, produk olahan susu, ikan bertulang lunak (sarden, salmon kalengan), serta sayuran hijau seperti kale dan sawi.
  2. Cukupi vitamin D
    Dapatkan dari sinar matahari pagi, ikan berlemak (tuna, salmon, makarel), telur, serta makanan fortifikasi seperti susu atau sereal.
  3. Aktif bergerak
    Lakukan olahraga weight-bearing seperti jalan cepat, jogging, menari, atau tenis untuk memperkuat tulang.
  4. Batasi rokok dan alkohol
    Kedua kebiasaan ini mempercepat pengeroposan tulang. Kurangi secara bertahap dan cari bantuan medis bila perlu.
  5. Waspadai penggunaan obat jangka panjang
    Beberapa obat dapat memengaruhi kepadatan tulang. Konsultasikan dengan dokter mengenai alternatif pencegahan.
BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Membangun tulang yang kuat adalah investasi jangka panjang. Semakin cepat langkah pencegahan dilakukan sejak muda, semakin kecil risiko tulang rapuh di masa tua.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================